Asuhan Keperawatan Masalah Nyeri Akut pada Lansia dengan Rheumatoid Arthritis Menggunakan Terapi Foot Massage di Kelurahan Bonto Bontoa Kab. Gowa

Authors

  • Annisa Fauziah Yusri Program Studi Keperawatan Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa
  • Fanny Dewi Sartika Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa
  • Nurhijrani Nurhijrani Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa

Keywords:

Artritis Reumatoid, Terapi Pijat Kaki, Nyeri

Abstract

Abstrak: Pada masa lanjut usia ini seseorang akan menemukan beberapa perubahan yang harus dihadapi terutama fungsi sistem muskuloskeletal sehingga timbul gangguan kesehatan salah satunya adalah rheumatoid arthritis. Penyakit dengan nama rheumatoid arthritis ini banyak diderita, seiring bertambahnya usia yang disebabkan oleh pengapuran pada sendi, sehingga penderita penyakit jenis ini akan mengalami nyeri sendi dan keterbatasan gerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi kulit (pijat kaki) terhadap skala nyeri pada lansia penderita rheumatoid arthritis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif berbentuk studi kasus berupa pendekatan asuhan keperawatan (assessment, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi) dengan dua subjek penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan kedua subjek mengalami nyeri akut, dengan diagnosis yang telah ditegakkan maka dilakukan terapi pijat relaksasi kaki selama 3 hari pada kedua subjek. Hasil evaluasi pada kedua subjek yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut terbukti mampu menurunkan skala nyeri. Dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi non farmakologi yaitu terapi pijat kaki efektif dalam menurunkan skala nyeri pada lansia artritis reumatoid.

Published

2024-07-03

How to Cite

Fauziah Yusri, A., Sartika, F. D., & Nurhijrani, N. (2024). Asuhan Keperawatan Masalah Nyeri Akut pada Lansia dengan Rheumatoid Arthritis Menggunakan Terapi Foot Massage di Kelurahan Bonto Bontoa Kab. Gowa. Fatiacara Care: Nursing Scientific Journal, 1(1), 1–10. Retrieved from https://jurnal.usy.ac.id/index.php/fatiakara/article/view/42