FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL
Kata Kunci:
Pending Klaim, BPJS Kesehatan, Rawat Inap, Berkas Rekam Medis, Pengkodean DiagnosisAbstrak
Pendahuluan : BPJS Kesehatan merupakan sistem jaminan kesehatan di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya sering terjadi masalah pending klaim yang dapat mempengaruhi pelayanan rumah sakit dan kepuasan pasien. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara faktor ketidaklengkapan berkas rekam medis, kurang tepatnya coding, kurangnya pemeriksaan penunjang, dan kurangnya evidence terapi dengan pending klaim BPJS kesehatan. Metode Penelitian : Penelitian observasional dan dimasukkan ke dalam desain penelitian studi kasus yang tertanam dalam desain penelitian analitik metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah berkas rekam medis pasien rawat inap di RSUD Kardinah Kota Tegal sebanyak 94 berkas rekam medis. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara ketidaklengkapan berkas rekam medis dengan klaim BPJS Kesehatan (p-value = 0,593), dan ada hubungan antara kurang tepatnya coding, kurangnya pemeriksaan penunjang, kurangnya evidence terapi dengan klaim BPJS Kesehatan (p-value = 0,001). Kesimpulan : Dokter harus memperhatikan kejelasan dan kelengkapan isi rekam medis, petugas D3 RMIK harus dilatih untuk pengkodean akuisisi yang akurat dan menjalani pelatihan casemix, pelatihan internal dan eksternal rumah sakit.





