Gambaran Kemandirian Lansia dalam Melakukan Aktivitas Sehari Hari Berdasarkan Indeks Katz di Desa Sengka Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa Tahun 2025
Kata Kunci:
Lansia, Tingkat Kemandirian, Aktivitas Sehari-Hari, Indeks Kats, Kualitas HidupAbstrak
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penurunan kemampuan fisik, psikologis, dan kognitif akibat proses penuaan. Penurunan ini berdampak pada kemandirian dalam menjalani aktivitas dasar sehari-hari, seperti mandi, makan, dan berpindah tempat. Kemandirian sangat penting untuk menjaga kualitas hidup lansia, baik dari segi kesehatan fisik maupun kesejahteraan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari berdasarkan Indeks Katz di Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa Tahun 2025. Indeks Katz digunakan untuk menilai kemampuan lansia dalam enam aktivitas dasar, yaitu mandi, berpakaian, pergi ke toilet, berpindah tempat, kontrol kontinensia, dan makan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang lansia yang memenuhi kriteria inklusi, dan dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner Indeks Katz yang telah distandarisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebanyak 29 orang (96,7%) berada dalam kategori mandiri dan hanya 1 orang (3,3%) mengalami ketergantungan total. Faktor-faktor yang turut memengaruhi tingkat kemandirian meliputi usia, jenis kelamin, serta kondisi kesehatan umum responden. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar lansia di Desa Sengka masih memiliki tingkat kemandirian yang tinggi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dan pemerintah desa dalam merancang program promotif dan preventif guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

