Identifikasi Golongan Senyawa Bioaktif Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) Berdasarkan Variasi Pelarut

Penulis

  • Nur Annisa Program Studi Farmasi, Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Devi Indah Ayu Lestari Program Studi Farmasi, Universitas Muslim Indonesia
  • Anifa Kurnia Cahyanti Program Studi Farmasi, Universitas Muslim Indonesia

Kata Kunci:

Daun Pandan Wangi, ekstraksi, pelarut, sentawa bioaktf, skrining fitokimia

Abstrak

Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) mengandung berbagai metabolit sekunder yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pestisida nabati ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan senyawa bioaktif daun pandan wangi berdasarkan variasi kepolaran pelarut serta menentukan pelarut yang paling efektif dalam proses ekstraksi. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan lima jenis pelarut yaitu etanol, metanol, akuades, etil asetat, dan n-heksana. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui perhitungan rendemen, skrining fitokimia, dan kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pelarut memberikan perbedaan terhadap jumlah rendemen dan distribusi metabolit sekunder yang terekstraksi. Etanol menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 26,15%, diikuti metanol 7,69%, akuades 6,11%, etil asetat 4,00%, dan n-heksana 0,45%. Skrining fitokimia menunjukkan adanya tanin, alkaloid, saponin, dan terpenoid dengan distribusi berbeda pada masing-masing pelarut. Analisis KLT memperlihatkan variasi jumlah noda dan nilai Rf yang mengindikasikan keragaman komponen kimia sesuai tingkat kepolarannya. Berdasarkan keseluruhan parameter, etanol merupakan pelarut yang optimum untuk mengekstraksi senyawa bioaktif daun pandan wangi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30